RA-3 . Environmental, Climate, and Disaster Analytics Based on Big Data

Research Area > Bioinformatics, Data Science, and Artificial Intelligence > Environmental, Climate, and Disaster Analytics Based on Big Data

Environmental, Climate & Disaster Big Data Analytics

Mikroorganisme tidak dapat dipisahkan dari lingkungannya. Sub-area ini memantau dan memodelkan konteks ekologis tempat mikroorganisme indigenos hidup, sekaligus menampung fokus “perubahan iklim dan kebencanaan berbasis big data” yang telah disebutkan pada laman Tentang Kami.

01

Lingkup Kegiatan

Pemantauan ekosistem geotermal dan tutupan lahan berbasis penginderaan jauh (Sentinel-1, Sentinel-2, Google Earth Engine).

Pemodelan perubahan iklim dan penilaian risiko bencana menggunakan pendekatan big data dan pembelajaran mesin.

Deteksi kesehatan vegetasi dan penyakit tanaman berbasis citra serta reflektansi hiperspektral.

Integrasi data lingkungan (suhu, pH, kandungan mineral) dengan data komunitas mikroba untuk pemodelan ekologi prediktif.

02

Metode & Perangkat Utama

Google Earth Engine QGIS Sentinel Hub Python Rasterio Scikit-learn CNN Attention Models
03

Luaran yang Ditargetkan

↗
Peta Risiko

Peta risiko dan peta kesehatan ekosistem.

↗
Publikasi Lintas Disiplin

Publikasi ilmiah lintas disiplin yang mengintegrasikan lingkungan, data, dan mikrobiologi.

↗
Analisis Berbasis Bukti

Masukan berbasis bukti untuk pemerintah daerah di sekitar kawasan geotermal.

KETERKAITAN DENGAN RISET INTI COE IBR-GS

Dimensi Ekologis Koleksi Mikroba

Memberi dimensi ekologis pada koleksi mikroba Geiser Cisolok dan membuka kolaborasi dengan sektor pertanian, kehutanan, serta kebencanaan.